Kendaraan

Hampir 1 Juta Kendaraan Melintas, Tol Jombang–Mojokerto Jadi Jalur Mudik Favorit

Hampir 1 Juta Kendaraan Melintas, Tol Jombang–Mojokerto Jadi Jalur Mudik Favorit
Hampir 1 Juta Kendaraan Melintas, Tol Jombang–Mojokerto Jadi Jalur Mudik Favorit

JAKARTA - Ruas Tol Jombang–Mojokerto menjadi salah satu jalur favorit pemudik pada Lebaran 2026. 

Hampir satu juta kendaraan tercatat melintasi ruas tol ini selama periode arus mudik dan balik sejak 13 Maret hingga 29 Maret. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat memanfaatkan jalur tol untuk perjalanan mudik yang aman dan nyaman.

Corporate Communications ASTRA Infra Toll Road Jombang–Mojokerto, Dela Rosita, menyampaikan pentingnya ruas tol ini bagi kelancaran mobilitas masyarakat.

“Selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 sejak 13 Maret hingga 29 Maret, tercatat sebanyak 998 ribu kendaraan melintasi Tol Jombang–Mojokerto,” ujarnya. Pernyataan ini menegaskan peran strategis tol dalam mendukung aktivitas mudik dan balik Lebaran.

Selain itu, pencapaian ini juga menjadi indikator efisiensi pengelolaan tol oleh ASTRA Infra. Data menunjukkan ruas tol Jombang–Mojokerto berkontribusi signifikan terhadap total kendaraan yang melintasi seluruh tol yang dikelola. Kesadaran pengguna jalan untuk memanfaatkan infrastruktur tol modern juga terlihat meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Peningkatan Lalu Lintas Seluruh Ruas Tol

Secara keseluruhan, ASTRA Infra mencatat sebanyak 5,3 juta kendaraan melintasi semua ruas tol yang dikelolanya. Ruas Tol Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, dan Jombang–Mojokerto mengalami peningkatan volume sekitar 2,4 persen dibanding Lebaran tahun sebelumnya. Lonjakan ini mencerminkan pertumbuhan mobilitas masyarakat dan keberhasilan pengelolaan lalu lintas tol.

Tingginya volume kendaraan membutuhkan perhatian ekstra dari pihak pengelola tol. ASTRA Infra memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap prima agar perjalanan pemudik lancar. Selain itu, rest area ditingkatkan layanannya untuk menampung kebutuhan istirahat dan konsumsi pengendara.

Langkah-langkah ini termasuk penambahan petugas di lapangan dan pemberian imbauan keselamatan melalui berbagai kanal komunikasi. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran pengguna jalan selama perjalanan mudik dan balik. Dengan demikian, pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman menjadi prioritas utama, terutama di momen Lebaran.

Koordinasi dengan Berbagai Pihak Terkait

Keberhasilan pengelolaan arus lalu lintas tidak lepas dari sinergi berbagai pihak. ASTRA Infra berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Korlantas Polri. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan penerapan rekayasa lalu lintas dan pemantauan kondisi jalan secara optimal.

Sistem rekayasa lalu lintas, seperti contra flow dan one way, diterapkan di titik-titik rawan kepadatan. Penerapan strategi ini membantu mengurai kepadatan kendaraan selama periode arus mudik dan balik. Pemantauan lalu lintas dilakukan secara real time melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026.

Basuki Hadimuljono menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjaga keselamatan pemudik. Setiap tindakan yang diambil bertujuan meminimalkan risiko dan memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar. Kerja sama ini menjadi kunci keberhasilan pengelolaan arus mudik yang aman dan tertib.

Imbauan Keselamatan untuk Pengguna Jalan

Dela Rosita menegaskan pentingnya keselamatan selama perjalanan mudik. “Terima kasih kepada para pengguna jalan yang telah berkontribusi menjaga keselamatan selama perjalanan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya. Pernyataan ini menekankan bahwa pemudik turut berperan dalam kelancaran perjalanan.

Mudik bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga bagaimana perjalanan bisa dinikmati dengan aman dan penuh kebersamaan. Imbauan ini meliputi kecepatan aman, istirahat teratur, dan penggunaan jalur tol yang sesuai dengan regulasi. Kesadaran pemudik menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan mudik yang nyaman dan lancar.

Selain itu, ASTRA Infra menekankan agar pengguna jalan mengikuti petunjuk lalu lintas dan memanfaatkan rest area dengan bijak. Pengaturan kendaraan di jalur tol harus memperhatikan keselamatan bersama. Dengan kesadaran kolektif, potensi risiko seperti kecelakaan dan kemacetan bisa diminimalkan.

Dampak Positif bagi Mobilitas dan Infrastruktur

Ruas Tol Jombang–Mojokerto yang ramai dilintasi pemudik menunjukkan manfaat signifikan bagi mobilitas masyarakat. Lonjakan kendaraan menjadi indikator efektivitas tol dalam mendukung pergerakan orang dan barang. Hal ini sekaligus menegaskan pentingnya infrastruktur modern dalam memudahkan aktivitas masyarakat.

Selain itu, pengelolaan lalu lintas yang baik meminimalkan dampak negatif seperti kemacetan panjang. Infrastruktur yang terawat dan rekayasa lalu lintas yang tepat membuat perjalanan lebih aman dan nyaman. Keberhasilan ini juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan tol yang dikelola ASTRA Infra.

Pemantauan arus mudik dan balik secara real time memberi informasi akurat kepada pengguna jalan. Hal ini memungkinkan pengendara menyesuaikan jadwal perjalanan dan menghindari titik-titik rawan kepadatan. 

Dengan demikian, pengalaman mudik lebih menyenangkan dan lancar, serta memberikan contoh baik dalam pengelolaan mobilitas massal di momen Lebaran.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index